Thursday, 11 June 2015

Hati-hati Kerokan Bisa Juga Berdampak Berbahaya Bagi Kesehatan Anda.







Istilah kerokan mungkin sudah tidak asing lagi oleh orang Indonesia khususnya orang pedesaan. Sejak ratusan tahun yang lalu kerokan diyakini sebagai alternatif untuk penyembuhan masuk angin. Kerokan atau pengobatan tradisional ini dilakukan biasanya dengan menggunakan benda tumpul seperti koin, gundu, batu giok, potongan bawang merh maupun jahe. Pada saat melakukan kerikan tentunya dibutuhkan beberapa cairan guna untuk memperlicin punggung seperti minyak telon, minyak kayyu putih, lotion, minyak tanah, dan juga bisa minyak kelapa.


Manfaat Kerokan

Bagi kesehatan kerokan dipercaya sangat ampuh mneyembuhkan masuk angin. Jika kalian mengalami gejala segeralah melakukan terapi kerokan. Biasanya terapi kerokan dilakukan di bagian punggung. Pada saat punggung digosok maka akan terjadi inflamasi yang bertujuan untuk menentralisir rasa sakit dan membuka pori-pori sebagai jalan angin keluar dari dalam tubuh Anda. Inlamasi tersebut ditandai dengan warna kemerah-merahan karena terjadi proses peradangan yang mengandung banyak darah akibat dari pembuluh kapiler yang awalnya kosong karena penyempitan telah melebar.

Selain bermanfaat bagi tubuh, kerokan juga mempunyai dampak yang berbahaya bagi kesehatan yang mungkin tidak disadari oleh kebanyakan orang. Dampak itu tidak dirasakan secara langsung melainkan akan dirasakan dalam beberapa waktu kemudian. Berikut ini efek kerokan bagi tubuh:

1. Menyebabkan Kontraksi Dini
Apabila kekbalan tubuh lagi tidak seimbah maka akan terjadi penolakan dari inflamasi saat kerokan. Mediator anti inflamasi akan mengeluarkan suatu zat yang dinamakan “Cytokines” yang memicu pelepasan Prostaglandin yang bisa menyebabkan kontraksi pada Rahim seorang wanita

2. Masuknya Bakteri dan Virus
Kerokan bisa menyebabkan kondisi pori-pori melebar karena akibat gesekan benda tumpul ke bagian kulit sehingga memungkinkan berbagai virus dan bakteri mudah masuk ke dalam tubuh.

3. Berpotensi terkena stroke.
Kebiasaan kerokan pada bagian leher berpotensi terkena stroke. Kenapa? Karena jika melakukan kerokan di bagian leher secra terus menerus pada tempat yang sama ditakutkan akan terjadi keusakan pada syaraf. 

Nah bagi Anda yang sering kerokan sebaiknya jangan terlalu sering dan perlu memperhatikan saat mengerik jangan terlalu kenceng apalagi dibagian leher. Alangkah baiknya menghilangkan masuk angina dengan terapi yang lain yang lebih aman misalkan bekam atau cara yang lainnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

0 comments:

Post a Comment

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com